Kakanwil BPN Kalbar Jadi Narasumber Pelatihan Kepemimpinan ATR/BPN
Pontianak – Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat, Mujahidin Ma’ruf, menjadi narasumber dalam kegiatan Studi Lapangan (STULA) Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I hingga III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Kehadiran Mujahidin Ma’ruf dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berbagi pengalaman praktis mengenai kepemimpinan, pengelolaan organisasi, serta strategi peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan ATR/BPN.
Di hadapan para peserta pelatihan, ia menyampaikan bahwa tantangan birokrasi saat ini menuntut pemimpin yang tidak hanya mampu mengelola organisasi, tetapi juga mampu menjadi teladan, membangun kolaborasi, serta menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Pengalaman memimpin organisasi di tingkat wilayah menjadi salah satu materi yang dibagikan, termasuk berbagai upaya yang dilakukan dalam memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada kinerja dan integritas.
Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari capaian program, tetapi juga dari kemampuannya membangun kepercayaan, mengembangkan sumber daya manusia, dan menciptakan dampak positif bagi organisasi maupun masyarakat.
“Kepemimpinan bukan tentang jabatan, melainkan tentang keteladanan, integritas, dan kemampuan memberi manfaat bagi banyak orang,” ujar Mujahidin Ma’ruf dalam sesi berbagi pengalaman tersebut.
Kegiatan studi lapangan ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran peserta PKA untuk memahami praktik-praktik kepemimpinan yang telah diterapkan di lingkungan ATR/BPN. Melalui interaksi langsung dengan para pemimpin organisasi, peserta diharapkan memperoleh perspektif yang lebih luas dalam menghadapi tantangan kepemimpinan di masa mendatang.
Pelatihan Kepemimpinan Administrator sendiri merupakan salah satu program pengembangan kompetensi yang bertujuan mencetak pemimpin birokrasi yang adaptif, profesional, dan mampu mendorong transformasi organisasi menuju pelayanan publik yang semakin berkualitas.
