Kanwil BPN Kalbar Tingkatkan Kapasitas SDM melalui Pelatihan Pengelolaan Informasi Geospasial
Pontianak — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan standarisasi pengelolaan Informasi Geospasial Tematik (IGT) pertanahan dan ruang pada 15–16 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Khatulistiwa dan diikuti oleh jajaran Kantor Pertanahan kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Survei dan Pemetaan, Sigit Sarsanto, yang menekankan pentingnya pengelolaan data geospasial yang terstandar, terintegrasi, dan siap digunakan dalam mendukung berbagai kebutuhan teknis maupun pengambilan kebijakan.
“IGT harus tersedia, akurat, dan dapat digunakan langsung, sehingga mampu mendukung operasional teknis maupun pengambilan keputusan,” ujarnya.
Dalam sesi materi, Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan, menyoroti pentingnya transformasi dari sekadar kumpulan data menjadi informasi yang memiliki nilai strategis.
“Kita memiliki data yang besar, tetapi belum tentu memiliki informasi yang besar. Padahal informasi adalah sumber daya baru yang sangat dibutuhkan saat ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa integrasi dan standarisasi data geospasial menjadi kunci dalam menghasilkan analisis yang akurat dan mendukung kebijakan di bidang pertanahan dan tata ruang secara lebih cepat dan tepat.
Melalui kegiatan ini, Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kualitas data geospasial yang terintegrasi, sebagai fondasi dalam menghadirkan layanan pertanahan yang lebih efektif dan berbasis informasi.
